[espro-slider id=24594]

GEDONG TATAAN | Festival Pahawang-Teluk Ratai secara resmi dibuka oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Provinsi Lampung , Theresia Sormin mewakili Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo yang dipusatkan di helipad Mako Brigif-3 Marinir, Piabung, Padang Cermin, Pesawaran. Jum’at (25/11).

Rangkaian Festival Pahawang, dimulai dengan jelajah pulau Pahawang dan sekitarnya yang dilepas secara langsung oleh Bupati Pesawaran, H. Dendi Ramadhona K, ST didampingi Wakil Bupati Pesawaran, Eriawan, SH dengan ditandai dengan pelepasan balon ke udara dari dermaga IV Dusun Ketapang, Desa Batu Menyan, Teluk Pandan.

Turut hadir pada acara ini, anggota DPR-MPR RI, H. Zulkifli Anwar serta unsur forkopimda. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan lomba perahu hias yang berangkat dari Desa Pulau Pahawang menuju pantai Marine Eco Park (MEP) Brigif- 3 Marinir yang diikuti sekitar 50 perahu.

Gubernur Lampung, dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Theresia Sormin mengatakan, ia sangat mengapresiasi atas terselenggaranya Festival Pahawang – Teluk Ratai tersebut. Dimana, Festival Pahawang merupakan sarana promosi potensi pariwisata di Kabupaten Pesawaran pada khususnya dan Lampung pada umumnya.

“Kita harapkan dengan diselenggarakannya kegiatan ini, akan berdampak positif terhadap kunjungan wisata. Sehingga turis, baik nusantara maupun mancanegara yang menyaksikan dapat tertarik untuk berkunjung sekaligus membangun citra positif tentang kondisi Pesawaran yang aman dan kondusif,” harapnya.

Sementara, Bupati Pesawaran mengatakan Pesawaran memiliki zona-zona destinasi wisata unggulan. Dan melalui kegiatan Festival Pahawang – Teluk Ratai diyakini menjadi magnet dan daya tarik sendiri bagi masyarakat.

“Pesawaran ini terdiri dari 37 pulau dan dengan luas 12 mil. Ini potensi yang luar biasa, artinya dengan pengembangan sektor pariwisata, sehingga menstimulan masyarakat untuk berupaya mengembangkan ekonomi berbasis pariwisata,” ungkapnya.

Dendi juga menambahkan, dengan dukungan semua pihak, Kabupaten Pesawaran di 2019 atau 2020 menjadi Kabupaten yang berbasis pariwisata untuk kemajuan Provinsi Lampung. Sehingga melalui Festival Pahawang Teluk Ratai menjadi titik pemikiran bersama bagaimana sektor pariwisata bisa membantu masyarakat Pesawaran dalam rangka mengembangkan ekonomi kreatif serta meningkatkan taraf hidup kesejahteraan masyarakat.

“Rasio kunjungan wisatawan ke Pesawaran memang tinggi, tetapi perputaran ekonomi masyarakat tidak berputar. Saya mohon kepada bapak gubernur, tolong suarakan di pusat sana bahwa Pesawaran memiliki surga tersembunyi. Tapi sekarang tidak tersembunyi lagi, surga ini mau diapakan tinggal kita yang melakukan pengembangan destinasi wisata sebagai warisan untuk generasi penerus,” tandasnya.

Disela-sela pembukaan Festival Pahawang – Teluk Ratai, Bupati Pesawaran, menerima bantuan  CSR dari PTPN VII dan WIKA berupa 45 unit sarana MCK untuk Kabupaten Pesawaran. | Hn/W1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *