LAMPUNG7NEWS

Batanghari | Desa Banjar Rejo, Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur adalah sebuah desa dengan beragam potensi di dalamnya. Desa Banjarrejo yang saat menjadi pengahasil bawang merah di daerah Lampung Timur, dan juga sedang membangun desa bahasa serta sebagai pilot project sistem keamanan terpadu dari Pemerintah Kabupaten Lampung Timur. Desa ini juga merupakan salah satu pintu masuk sebelah barat Kabupaten Lampung Timur.

SG Puspito kepala desa Banjarrejo, menjelaskan saat ini desa Banjjarrejo sedang melakukan pembangunan Drainase, sesuai dengan medan dilapangan saluran irigasi itu di butuhkan dua ukuran, 0,5 x 0,5 x 025 Panjang kurang lebih sekitar 1.120 Meter, sedangkan yang ukuran 08 x 08 x 025 panjangnya 180 Meter,”lanjut SG. Puspito

Bukan hanya pembangunan Drainase saja, desa Banjarrejo, Kecamatan Batanghari juga melakukan pembangunan infrastruktur desa berupa Lapen, Gorong – Gorong, Double Track, serta kebutuhan masyarakat yang belum memiliki Jambanisasi.

SG. Puspito juga mengatakan ”pembangunan irigasi itu terletak di dusun I, IIa, IIb, III, IV, V, dan dusun VI, Pelaksanaanya langsung Tim Pengelola Kegiatan (TPK) desa kami serta melibatkan masyarakat setempat, selain pembangunan Drainase, desa ini juga membangun jalan Lapen, Gorong-Gorong dan Jambanisasi, serta Double Track di Lapangan desa”jelasnya

Lebih jauh Puspito menerangkan, dengan dana yang ada tersebut tidak hanya digunakan untuk pembangunan fisik desa saja tetapi juga akan di gunakan untuk pemberdayaan dan pembinaan kemasyarakatan.

“Dana ini begitu besar dari pemerintah pusat dan sangat berharga untuk membangun desa serta untuk membantu dalam membangun sumber daya manusia (SDM) desa agar lebih baik juga dalam tahap membangun infrastruktur untuk desa,” ujar Puspito di ruang kerjanya senin (12/08/2019).

Sebagai kepala desa Puspito, sangat mengapresiasi pemerintah pusat yang telah mendukung dalam pembangunan di pedesaan.

Selanjutnya SG. Puspito berharap untuk penggunaan DD kedepan dirinya ingin mewujudkan apa yang di inginkan masyarakat desa banjarrejo yakni agar dapat membangun icon desa bajarrejo yang nantinya akan lebih di kenal dengan desa Bahasa dimana icon itu akan berupa taman yang di dalam akan ada joging track yang kebih luas, tempat tempat kuliner, arena bermain anak, dan perpustakaan. Tutup Puspito. | Ruli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *