LAMPUNG7NEWS

Tanggamus | Pendidik dan terdidik mempunyai kewajiban saling menghargai dan menghormati, dan terdidik pun berkewajiban menghargai sebayanya, lalu bagaimana jika menghargai itu hilang karna emosional yang tidak terlalu penting?

Dua orang siswa kelas VIII Madrasah Tsanawiyah N1 Tanggamus terlibat pertikaian/baku hantam di Jl. Lapangan Hijau No. 02, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus.

Menurut saksi mata RF siswa lain, perkelahian yang tidak jelas muasalnya itu sempat terjadi di dua tempat, di depan gedung aula, dan di Taman Kota, Kota Agung, saat keluar jam sekolah, pada hari Rabu (24/7/2019).

“Awal masalahnya saya tidak tau om,” kata RF kepada Lampung7news Tanggamus.

Selanjutnya Lampung7news mencoba mengkonfirmasikan peristiwa tersebut ke pihak sekolah yang langsung disambut oleh Dewan Guru Hipni, dan beliau mengatakan, “Itu karna umurnya masih terlalu dini.” Tuturnya kepada Lampung7news Tanggamus.

Disini jelas untuk pengawasan, bahwa pendidik masih mempunyai tanggungjawab ketika kejadian tersebut masih dalam lingkup sekolah, semoga ini menjadi pelajaran buat pendidik dan terdidik di sekolah lainnya.| Khoiri/Zul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *