“….. Ternyata dari semalam akunku dikloning dan/atau diretas orang yg tidak bertanggung jawab … kalo ada yg minta pertemanan, minta pulsa dll hal itu bukan aku … Mohon diabaikan saja … Dihaturkan terima kasih …..”

Ilustrasi peretas
Ilustrasi peretas

Teknologi | Kemajuan teknologi internet semakin hari penguasaannya semakin berkembang di dunia nyata, dengan banyak bermunculan aplikasi-aplikasi yang dapat memudahkan pengguna internet menjangkau yang jauh menjadi dekat, yang tidak tahu menjadi tahu, dan yang tidak kenal menjadi kenal. Dalam sektor bisnis juga, internet dapat menguntungkan bagi pengusaha, pedagang, maupun dalam sebuah pencarian.

Namun, dalam hal ini internet tidak hanya dapat menguntungkan bagi pengguna aktif diatas, kerugian atau dapat merugikan bisa terjadi pada siapa saja. Sebagai salah satu contoh yang biasa terjadi di media sosial (medsos) yaitu facebook, penipuan atau peretasan akun (kloning akun), yang belakangan ini telah terjadi pada akun atas nama Riza Mirhadi, dengan mengkloning akun tersebut, si peretas seolah-olah menjadi pemilik/akun baru (cadangan), dengan mengundang lagi semua pertemanan pemilik akun asli.

Selanjutnya, peretas menyapa semua orang yang sudah masuk menjadi pertemanan tadi melalui inbox dengan diawali kalimat ‘Asalamu’alaikum wr. Wb.’, tentu akan disapa balik oleh teman. Dari sini kemudian berlanjut dialog untuk meminta tolong diisikan pulsa, seperti salah satu kejadian dibawah ini yang dialami oleh pemilik akun atas nama Gunawan Handoko,

AWAS, akun Bung Hi Riza Mirhadi di Retas….

Saya sedikit terkejut menerima Masanger dari Bung Riza Mirhadi, walau hanya sekedar menyampaikan salam.
Tapi setelah ada balasan kembali, rasa curiga pun muncul dan saya haqul yakin bahwa ini penipuan.
Namun kebiasaan iseng saya tetap hidup, sengaja saya main-mainkan seolah-olah saya percaya dengan mereka.

Berikut isi pembicaraan kami :

– Ass wr wb

+ Waalaikum salam wr wb. Apa kabar senior, semoga tetap dalam lindungan Allah Swt, amiin

– Bisa minta tolong sebentar…Mohon maaf sebelumnya..ya amin

+ Siap Bung, apa kira2 yang bisa saya bantu?

– Bisa minta tolong isiin pulsa…Soalnya disini ga ada yang jual pulsa telkomsel…Mau isi pulsa dari m-banking sedang eror..soalnya ada yang mau dihubungi penting…soalnya pulsa bener-bener kosong..Bagaimana bisa di isiin sebentar…Ntar diganti uang pulsanya…Tolong ya

+ Senior ini ada2 aja…masak hanya sekedar pulsa aja harus di ganti…..jadi malu saya. Ke Hp yang mana Bung?

– 081375513972 isi 100ribu…Nanti kirim no reknya..nanti di ganti uang pulsanya…Tolong ya

+ Sudahlah Bung, uang segitu saja kok harus di ganti. Sebentar ya Bung, saya keluar dulu……

– Ya ditunggu

+ Siap senior….

– Bagaimana?

+ Sudah saya beli, tapi masih gangguan Senior…mungkin sebentar lagi…

– Oh iya ini ada temen mau titip pulsa juga…Bagaimana bisa di isiin sekalian…Nanti sekalian diganti semua uang pulsanya…tolong ya
Ini nomornya 081360257033 isi 200ribu…nanti kirim no reknya…Tolong ya

+ Tapi nggak bisa sekaligus Bung, harus dikirim 2 kali, masing2 Rp 100 ribu….

– Iya ditunggu…

– Bagaimana kok belum masuk pulsa nya

+ Bagaimana mau masuk, saya memang nggak kirim kok, cuma nipu aja….hehehe

Selesai, nggak membalas lagi

Adapun juga atas nama akun Dean Raya

15003308_237672593313577_8445985224912551221_o

Jika kita bisa lebih cermat, tentu tidak akan percaya dengan permintaan akun Riza Mirhadi, sebab dalam pertemanan facebook belum tentu saling mengenal. Pemilik akun asli mengetahui bahwa akunnya telah diretas oleh orang yang akan mengambil keuntungan dari menjual identitas Riza Mirhadi dengan meminta tolong dibelikan pulsa.

Pemilik akun Riza Mirhadi yang kini telah diubah menjadi Kiay Riza Mirhadi geram dengan kelakuan perentas, hingga beliau menyebarkan himbauan bagi yang berteman di facebooknya.

“Kepada masyarakat sebaiknya lebih cermat, teliti n hati hati. Kepada peretas hentikan perbuatan yg dapat merugikan orang lain yg pada waktunya dapat merugikan diri sendiri,” jelas alumnus Universitas Lampung ini.

Dan Kiay Riza Mirhadi juga mengatakan bahwa akun aslinya jumlah pertemanan adalah 4.999 orang, yang dikloning baru berjumlah 204 orang.

Semoga dari kejadian ini bisa menambah proteksi, antisipasi dan pengetahuan terhadap hal-hal yang dapat merugikan kita.

| Je L7news

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *