LAMPUNG7NEWS Tanggamus | Wakil Bupati Tanggamus Hi. AM. Syafi’i mewakili Bupati Hj. Dewi Handajani menghadiri Pengajian Triwulan sekaligus Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Lapangan Batin Putra, Pekon Siring Betik, Kecamatan Wonosobo, Minggu (24/11/19).

Turut hadir dalam acara tersebut, KH. Qomaruddin dari Bandar Lampung, Habib Al-Hamid, Anggota DPRD Tanggamus Buyung Zainuddin, Staf Ahli Bupati Muhaimin, KH. Ahmad Mahfud, Ustad Alyadi, Ketua dan Pengurus Muslimat NU Kab Tanggamus, Pimpinan Idharoh Syu’biyyah Kabupaten Tanggamus, Camat dan Uspika Kecamatan Wonosobo, Ketua PAC NU, PAC Muslimat NU, PAC GP Anshor, PAC Fatayat NU, dan PHBI Kecamatan Wonosobo, Kepala Pekon dan Aparat Pekon Siring Betik, para Tokoh Masyarakat dan unsur Ormas Kecamatan Wonosobo.

Wabup AM. Syafi’i dalam sambutannya mengatakan makna yang paling mendasar dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, adalah untuk mengevaluasi sejauh mana uswatun hasanah yang melekat pada diri Rasulullah SAW dapat diteladani dalam kehidupan sehari-hari.

“Sungguh merupakan kerugian, apabila momentum seperti ini tidak mampu merubah perilaku kita kearah yang lebih baik dari sebelumnya. Baik dalam tataran ibadah secara vertikal maupun horizontal.”

“Keteladanan Rosul yang saat ini hampir punah, harus dihidupkan lagi, yang diawali dengan menjalin kebersamaan dan rasa mempererat silaturahmi,” kata Wabup.

Wabup melanjutkan persaudaraan masyarakat saat ini juga sudah kurang peduli terhadap gotong-royong dalam membersihkan lingkungan. Padahal Islam merupakan agama yang mengajarkan ketertiban, keindahan, kebersihan dan kesehatan lingkungan.

“Sebagaimana sabda Rosul dalam hadist bahwa “kebersihan itu sebagian dari iman.” Untuk itu marilah kita dapat sejauh bertafakur sampai mana melaksanakan contoh tersebut dalam kehidupan kita sehari-hari, guna mewujudkan masyarakat Tanggamus yang Baldhatun Thoyyibatun Wa’robbun Ghofur,” ucap Wabup.

Sementara KH. Qomaruddin, selain kembali menekankan makna dari Maulid Nabi Muhammad SAW. Beliau juga mengajak para jamaah meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT dalam kehidupan sehari-hari. | Khoiri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *