Mustafa, Bupati Lampung Tengah, saat menanda tangani prasasti tanda diresmikannya penggunaan Pure Dalem Swastika
Mustafa, Bupati Lampung Tengah, saat menanda tangani prasasti tanda diresmikannya penggunaan Pure Dalem Swastika.

Seputih Banyak | Bupati Lampung Tengah Mustafa menandatangi Prasasti sebagai tanda resmi digunakannya Pure Dalem Swastika Buana di Kecamatan Seputih Banyak, Selasa (6/12/2016).

Selain Tokoh Umat Hindu dan Pemangku adat, turut hadir seluruh masyarakat Bali di kampung Swastika Buana, dan mereka sangat antusias dengan diresmikannya penggunaan Pure tersebut.

Antusias warga masyarakat umat Hindu Seputih Banyak ikut hadir di Pure Swatika Buana
Antusias warga masyarakat umat Hindu Seputih Banyak ikut hadir di Pure Swatika Buana

Mustafa menegaskan kepada warganya untuk cinta damai dan saling menghormati antar agama serta menjunjung tinggi persatuan antar umat. Selain itut orang nomor satu di Lampung Tengah ini, kekompakan harus terus dijaga di bumi Lampung Tengah, mulai dari pemimpin hingga masyarakatnya. Tujuannya tentu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti adanya konflik antarsuku, agama, dan ras.

Lebih lanjut ditambahkan, Mustafa pun mengimbau kepada semua masyarakat untuk menjaga keamanan, salah satunya dengan menggalakan ronda di setiap kampung. Jika di temukan pembuat onar, seperti pencurian langsung saja serahkan kepada polisi tak usah pandang bulu.

Mustafa berharap, dengan diresmikan dan digunakannya Pure ini dapat bermanfaat dan dapat meningkatkan ibadah umat Hindu di Seputih Banyak dan sekitarnya.

Mustafa bersama Tokoh Agama dan tokoh adat Hindu.
Mustafa bersama Tokoh Agama dan tokoh adat Hindu.

“Saya berharap, umat Sedarma dapat meningkatkan ketakwaan dan juga bagi umat Hindu yang sebagian besar bersuku Bali dapat terus menjaga kebudayaan, adat dan istiadat sehinga tetap lestari di bumi Lampung Tengah serta dapat selalu hidup rukun berdampingan menjaga kebhinekaan antarumat lainnya,” ujar Mustafa.

Selanjutnya Mustafa juga berjanji tahun depan akan mengupayakan pemerataan pembangunan terutama infrastruktur jalan, minimal 2 kilometer jalan teraspal untuk satu kampung.

Perlu diketahui Pembangunan Pura Dalem ini sendiri menelan biaya hingga Rp 600 juta yang sumber dananya merupakan hasil swadaya masyarakat Hindu Bali setempat. Sedangkan Bupati Mustafa secara langsung memberi bantuan Rp 15 juta untuk pembangunan Pure ini.

Arif | L7News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *