LAMPUNG7NEWS

Tulang Bawang Barat | Diduga Penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 02 Mulya Jaya Kecamatan, Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) patut dipertanyakan.

Pasalnya, dugaan praktik korupsi pada pengelolaan dana BOS yang ditenggarai dilakukan oleh pihak sekolahan itu lantaran ditemukannya berbagai kejanggalan terkait ketidaksesuaian dengan petunjuk teknis pelaksanaan dana BOS. Misalkan, transparansi anggaran yang tidak dipajang disekolahan dan diketahui publik.

“Sudah beberapa tahun ini memang sekolahan ini nggak ada perawatan mas, lihat saja plafon ruang kelas itu, cat dinding sekolahan, ruang perpustakaan tidak terawat,” kata sumber di sekolahan tersebut yang enggan ditulis namanya belum lama ini.

Persoalan lain yang juga terdapat pada sekolahan itu, menurut keterangan dari murid kelas 3 dan orang tuanya bahwa untuk mendapatkan air di WC sekolahan pun, anak-anak harus menimba secara manual. Begitupun buku LKS, wali murid harus membeli dari sekolahan setiap tahun pelajaran.

“Sekolah ini WC-nya udah lama nggak ada airnya pak, jadi untuk menyiram bekas buang air besar atau air kecil kami menimba sendri airnya dari sumur ini, dan juga kami disuruh membeli Lembar Kerja Siswa ( LKS) sebanyak 10 buku dengan harga sekitaran Rp10 ribu per buku, membeli buku itu semenjak kelas II kemarin,”keluh mereka.

Namun, Tukijo Kepala SDN 02 Mulya Jaya membantah jika dirinya telah mengakal-akali laporan penggunaan dana BOS demi keuntungannya pribadi. Ia mengelak bahwa, meskipun pada kenyataan cat dinding sekolahan terlihat buruk, namun dipastikannya dana BOS telah terealisasi untuk cat dinding sekolahan.

ā€¯untuk pengecetan dan perbaikan pelaporan perawatannya itu sudah di realisasikan dan untuk WC tidak ada kendala. Sudah jelas Sanyo untuk menimba air macet dan tidak bisa untuk menarik air dan tidak berfungsi, plafon sudah rusak di beberapa sudut ruangan dan ruangan perpustakaan yang tidak tersentuh oleh biaya perawatan,” elak Tukijo. | pendra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *