Tulang Bawang | Plt. Bupati Tulang Bawang Rimir Mihardi beserta jajaran, Kapolres Tulang Bawang AKBP Agus Wibowo,SIK, Dandim 0426 Letkol Arm Kus Fiandar, Ketua Forum Silahturahmi (Forsil) Edi Cokro Prayitno dan perwakilan Management PT. Central Pertiwi Bahari Sartoni dan Nyoman serta seluruh petambak Bratasena menghadiri acara tatap muka dan jajak pendapat.

Bertempat di Pendopo Kampung Adiwarna Rimir dalam sambutannya mengajak kepada seluruh masyarakat Adiwarna khususnya petambak agar ikut mendukung upaya revitalisasi baik dari segi permodalan dan lainnya agar petambak Bratesena bisa bangkit kembali.

Tatap muka ini adalah tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya terkait beda pendapat antar petambak yang terjadi beberapa waktu silam diketahui bahwa ada sejumlah kelompok petambak yang mempunyai pemahaman berbeda tentang pengolahan management organisasi kelompok yang berbuntut keluarnya sejumlah petambak dari bratasena dan kemudian mereka akan kembali lagi setelah status petambak mandiri saat ini namun mendapat respon penolakan oleh para petambak yang di dalam kawasan Bratasena.

Untuk itu pemerintah mendukung dan mengambil langkah melakukan mediasi terhadap kedua belah pihak untuk dapat rujuk dan kembali beraktifitas seperti biasa imbuh Rimir.

Edi Cokro Prayitno ketua Forsil menjelaskan bahwa pihaknya tidak arogan dan sangat cinta damai ini hanya miskomunikasi saja, kami bisa menerima kembali dengan catatan ikuti aturan pemerintahan yang berlaku termasuk aturan sosial dan organisasi petambak, Cokro berharap pemerintah dapat melihat akar masalah dan memediasi agar nantinya dapat menentukan sikap yang seadil-adilnya. Ia juga menghimbau kepada seluruh petambak agar dapat memberikan kesempatan kembali setelah mereka menyelesaikan urusan kemitraanya.

Sementara itu Kapolres Tulang Bawang AKBP Agus Wibowo, SIK menghimbau kepada seluruh masyarakat menerima atau menolak itu adalah hak petambak namun pada prinsipnya dapat saling menjaga dari pihak-pihak yang dapat memperkeruh suasana, Kapolres meminta masing-masing kelompok dapat menjaga kondusifitas dan bersinergi dengan pemerintah serta menahan diri sampai ada keputusan yang jelas.

Akhirnya Plt. Bupati akan memanggil pihak-terkait dan memediasi kembali mencari solusi dan dengan harapan seluruh petambak nantinya dapat menghormati dan menerima hasil keputusan mediasi. | Arif/Ekli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *