Social Media Exchange Website - Likenation
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Sejak bulan lalu, Australia sudah memasuki musim dingin, kalau di siang hari, masih lumayan, tapi bila sudah mulai sore, suhu udara mulai merangkak turun dari 5 derajat Celcius, hingga mencapai 2 derajat Celcius, Belum lagi angin bertiup sangat kencang, sehingga rasa dingin, merasuk hingga ke tulang sumsum.

Peristiwa | Ternyata musim dingin di Australia berpengaruh terhadap iklim di Pulau Jawa, dalam beberapa minggu terakhir suhu dingin melanda hampir sebagian besar wilayah di Pulau Jawa dan Sumatera Bagian Selatan. Kepala Bagian Humas Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Hary Tirto Djatmiko menjelaskan, saat ini merupakan puncak musim kemarau yang ditandai dengan suhu yang lebih dingin dan angin lebih kencang. Saat ini Indonesia mendapat pengaruh dari aliran massa dingin dari Australia. Aliran tersebut menyebabkan perubahan suhu menjadi lebih dingin di sejumlah wilayah di Indonesia.

Turunnya suhu udara lebih dingin ini membuat kita lebih rentan terhadap beberapa penyakit.

Waspadai Penyakit Kronis

Menurut Dr. Ari Fahrial Syam, Sp.PD, ada dua penyakit yang bisa timbul, yakni penyakit kronis yang sudah ada sebelumnya rentan kambuh.

“Misalnya saja asma, pilek alergi, sinusitis serta alergi kulit karena udara dingin,” katanya.

Penyakit lain yang bisa timbul langsung akibat udara dingin antara lain kulit menjadi kering, kulit telapak kaki menjadi pecah-pecah, timbul pecah-pecah pada bibir dan kadang kala timbul mimisan.

Baca Juga: Luar Biasa!! Inilah Sosok Kapolres Konawe Selatan Yang Peduli Sosial Dan Pendidikan

Jika paparan udara dingin terus berlangsung akan terjadi penurunan suhu tubuh (hipotermia).

“Perubahan cuaca yang ekstrim ini akan berpengaruh pada daya tahan tubuh. Jadi lebih mudah terserang penyakit infeksi virus atau bakteri umumnya berupa infeksi saluran pernafasan atas,” kata dokter yang menjadi Dekan Fakultas Kedokteran Indonesia ini.

Mencegah Lebih Baik Dari Pada Mengobati

Berita ini hendaknya menjadikan warga yang tinggal di Pulau Jawa, sudah mempersiapkan diri sebaik baiknya. Misalnya dengan mengenakan jaket tebal ketika keluar rumah di malam hari. Begitu juga anak anak, bila tidak ada keperluan penting, sebaiknya jangan bermain diluar rumah, karena mencegah adalah jauh lebih baik ketimbang mengobati. | red

Baca Juga: Sek. LPA Wahyu Widiyatmiko: “Pemerintah Kota Bandar Lampung Wajib Memberikan Perlindungan Terhadap Anak-Anak Korban Penggusuran”

sumber: kompas

http://www.lampung7news.com/wp-content/uploads/2018/08/angin-puting-beliung-kembali-landa-kota-padang-OKcrwYp9Rs-764x400.jpghttp://www.lampung7news.com/wp-content/uploads/2018/08/angin-puting-beliung-kembali-landa-kota-padang-OKcrwYp9Rs-150x150.jpgRedaksi 1KesehatanNasionalPeristiwaadventure,bandar lampung kota,campro lampung,demo warga,gatam lampung,jokowi,lampung7,lampungku,musim pilkada,nasional lampung7,ridho ficardo,weekend discussionSejak bulan lalu, Australia sudah memasuki musim dingin, kalau di siang hari, masih lumayan, tapi bila sudah mulai sore, suhu udara mulai merangkak turun dari 5 derajat Celcius, hingga mencapai 2 derajat Celcius, Belum lagi angin bertiup sangat kencang, sehingga rasa dingin, merasuk hingga ke tulang sumsum. Peristiwa | Ternyata musim...Surat Kabar Online

Tulis1