Mesuji | Pasca bencana alam tsunami yang melanda Selat Sunda pesisir laut Banten dan Lampung, pada Sabtu, 22/12 lalu, tampaknya menyisakan trauma dan kekhawatiran bagi sejumlah warga, akan terjadinya tsunami susulan yang disebabkan oleh erupsi anak gunung (AG) Krakatau.

Menurut keterangan Nur Amin warga Kabupaten Mesuji mengatakan, ia sempat mendengar suara dentuman keras beberapa kali sejak Selasa Malam, 24/12, mulai pukul 23.00 WIB sampai jelang pagi hari.

“Iya, saya sempat mendengar suara dentuman berkali-kali, dengan interval waktu bervariasi antara 5-25 menit sekali dentuman,” terangnya.

Terkait suara misterius itu, dirinya belum tau pasti darimana arah titik koordinat bunyi tersebut.

Namun, ia menduga ada beberapa kemungkinan yang menyebabkan bunyi itu terdengar, bersumber dari erupsi anak gunung Krakatau atau suara dari latihan TNI.

“Suaranya seperti mobil proyek sedang menjatuhkan batu. Makanya saya penasaran dan mencoba merekam suara itu dengan alat perekam ‘cool edit pro’. Alhasil, meski samar-samar, suara itu masih terus terdengar sampai malam ini, Selasa, 25/12. Saya takut ini Mas, dentuman itu kembali menghantui, semoga tidak terjadi apa-apa,” harapnya. | Ekli

http://www.lampung7news.com/wp-content/uploads/2018/12/WhatsApp-Image-2018-12-25-at-22.11.45-635x400.jpeghttp://www.lampung7news.com/wp-content/uploads/2018/12/WhatsApp-Image-2018-12-25-at-22.11.45-150x150.jpegRedaksi 1MesujiPeristiwaErupsi,Krakatau,tsunamiMesuji | Pasca bencana alam tsunami yang melanda Selat Sunda pesisir laut Banten dan Lampung, pada Sabtu, 22/12 lalu, tampaknya menyisakan trauma dan kekhawatiran bagi sejumlah warga, akan terjadinya tsunami susulan yang disebabkan oleh erupsi anak gunung (AG) Krakatau. Menurut keterangan Nur Amin warga Kabupaten Mesuji mengatakan, ia sempat mendengar...

Tulis1