Social Media Exchange Website - Likenation
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Tanggamus | Tim Participants of Internaional Training Program On Maternal And Child Health Service With Maternal And Child Health Handbook In 2018, dari 4 (Empat) Negara, kunjungi Kabupaten Tanggamus dalam rangka Program Layanan Kesehatan Ibu dan Anak.

Bupati Tanggamus Dewi Handajani berserta jajaran menyambut kedatangan tim tersebut. Adapun perwakilan dari empat Negara tersebut adalah Negara Laos, Kamboja, Afganistan dan Tajikistan. Dalam kunjungan bertujuan ingin mengetahui lebih banyak tentang Program Peningkatan Layanan Kesehatan Ibu dan Anak Dengan Buku Pegangan Kesehatan Ibu dan Anak di Kabupaten Tanggamus.

Turut serta mendampingi dalam kunjungan tersebut, sejumlah Pejabat Kementerian Sekretariat Negara yang diwakili Syamsul Arifin, Kementerian Kesehatan diwakili Rika Sebayang dan dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung yang diwakili dr.Lusi Darmayanti serta Senior Advicer JICA (Japan Internasional Cooperation Agency) Mrs. Keiko Asaki.

Turut mendampingi Bupati, Pj. Sekdakab Hamid H. Lubis, Ketua TP PKK Sri Nilawati Syafi’I dan Ketua Dekranasda Nur’aini Hamid Lubis, Dandim 0424 Letkol. Arh. Anang Hasto Utomo, Kapolres Tanggamus yang diwakili Kabagren Kompol. Misbahudin.

Acara yang dilaksanakan di Ruang Rapat Utama itu juga dihadiri para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekdakab, Kepala OPD dan Camat se Kabupaten Tanggamus serta jajaran Dinas Kesehatan se Kabupaten Tanggamus. Selasa 30 Oktober 2018.

Dalam sambutannya, Bupati Tanggamus menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat menikmati keindahan alam Kabupaten Tanggamus, kepada rombongan yang datang ke Tanggamus, sekaligus mengenalkan beragam objek wisata yang ada di Kabupaten Tanggamus.

Disampaikan juga bahwa Pemerintah Tanggamus tetap berkomitmen untuk meningkatkan kesehatan melalui peningkatan akses dan mutu pelayanan kesehatan.

Masih menurut Bupati, perlu disampaikan juga bahwa Pemkab Tanggamus memiliki program prioritas untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak serta lanjut usia. Termasuk program 55 Aksi Desa Asik, yang beberapa diantaranya berkaitan dengan bidang kesehatan.

Kemudian, terkait Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Buku KIA merupakan alat untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada ibu dan anak, sebagai bentuk peran serta keluarga dan masyarakat dalam peningkatan kesehatan ibu dan anak. Keberhasilan penerapan dan pemanfaatan buku KIA di Kabupaten Tanggamus, tidak terlepas dari peran serta lintas sektor Kader, Pemerintah Pekon, Kecamatan, TP PKK, Dinas Kesehatan, Dinas PMD, Dinas Pendidikan dan lintas sector terkait lainnya.

Sementara perwakilan peserta training dari Afganistan Mr. Alajudin menyampaikan bahwa mereka ingin mempelajari kesehatan ibu dan anak melalui penerapan Buku KIA. Ia juga kagum dengan penerapan Buku KIA di Kabupaten Tanggamus.

Bagaimana prosedur mulai dilaksanakan, serta bagaimana ibu yang ingin melahirkan dipisahkan berdasarkan resikonya, dari yang beresiko tinggi ke yang beresiko rendah. Pihaknya juga sudah mengunjungi satu Posyandu dan satu Puskesmas di Kabupaten Tanggamus dan bertemu dengan wanita yang menganggap penting Buku KIA tersebut, seolah-olah buku itu passport baginya. | Blng/Bwm/Kominfo

http://www.lampung7news.com/wp-content/uploads/2018/10/WhatsApp-Image-2018-10-30-at-23.55.12-847x400.jpeghttp://www.lampung7news.com/wp-content/uploads/2018/10/WhatsApp-Image-2018-10-30-at-23.55.12-150x150.jpegRedaksi 4InternasionalKesehatanPemerintah KabupatenPendidikanTanggamusAfganistan,boja,Bupati Dewi,Ka,Lampung,Laos,Tajikistan,TanggamusTanggamus | Tim Participants of Internaional Training Program On Maternal And Child Health Service With Maternal And Child Health Handbook In 2018, dari 4 (Empat) Negara, kunjungi Kabupaten Tanggamus dalam rangka Program Layanan Kesehatan Ibu dan Anak. Bupati Tanggamus Dewi Handajani berserta jajaran menyambut kedatangan tim tersebut. Adapun perwakilan dari...

Tulis1