Social Media Exchange Website - Likenation
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Pewarta: Hendri

PESAWARAN | Bupati Pesawaran, H. Dendi Ramadhona K., memimpin rapat dengan pelaku usaha dan pemilik lahan yang berada di Kecamatan Teluk Pandan. Rapat ini dilaksanakan agar para pelaku wisata dan pemilik lahan dapat menyatukan persepsi untuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Kecamatan Teluk Pandan. Acara berlangsung di ruang rapat bupati. Selasa (09/10).

Saat pertemuan itu, Bupati Pesawaran, H. Dendi Ramadhona K meminta kepada semua pelaku wisata dan pemilik lahan yang hadir, agar melakukan musyawarah untuk membuat wadah konsorsium. Karena, wadah ini nantinya yang akan menentukan untuk kemajuan wisata di pesisir Kabupaten Pesawaran.

“Kalo kami (Pemkab) ini hanya memfasilitasi saja untuk ke pusat. Sebab, yang punya peran adalah bapak ibu pelaku wisata dan pemilik lahan sekalian untuk kemajuan wisata di KEK ini, “ujar putra kedua Anggota DPR-MPR RI H. Zulkifli Anwar ini.

Dendi juga menyampaikan, mengapa pihaknya jemput bola segera melaksanakan kegiatan ini. Dikarenakan, jika saja konsorsium sudah terbentuk di zona KEK ini, sudah pasti zona ini tidak menjadi kawasan industri yang dapat merusak ekosistim yang ada. Jadi pengusaha atau pemilik modal tidak dapat lagi akan membangun, salah satunya sebagai contoh pembangunan pabrik atau yang lainnya.

“ini semua saya lakukan untuk kemajuan pariwisata kabupaten ini, tidak ada kepentingan pribadi bagi saya. Jadi para pengusaha tidak dapat lagi mendirikan bangunan pabrik atau yang lainnya. Banyak keuntungan untuk bapak ibu pelaku wisata atau pemilik lahan jika sudah menjadi KEK, “terang Dendi.

Masih lanjut Bupati Pesawaran, pertemuan KEK saat ini ada 4 hal yang akan dibicarakan dan dimusyawarahkan untuk menyatukan persepsi dan pemikiran. Sebab, Pemkab Pesawaran secepatnya akan menetapkan Kecamatan Teluk Pandan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata.

“Keempat yang akan kita bicarakan dan musyawarahkan yaitu, yang pertama Master Plant, Magemant Plant, Bisnis Plant dan yang keempat adalah mengenai AMDAL. Sebab, , “tambah Dendi.

Kadis Parekraf Kabupaten Pesawaran, Sri Nugraini menjelaskan, jika saja wadah atau konsorsium sudah terbentuk di KEK. Banyak keuntungan yang di dapat pelaku wisata maupun pemilik lahan.

“Sebab, nantinya ada lima kementrian yang akan memback-up kemajuan zona KEK. Mereka akan mengucurkan semua bantuannya untuk kita, “terang ibu Kadis ini.

Hadir pada pertemuan ini, Asisten II, Kepala Bappeda yang diwakilkan Kabid PIPW Aditya Hidayay, Kadis PUPR, Kadis Parekraf, Kadis Kominfo, Kepala Balitbang, Kabag BPD Anggun Saputra, Ketua Simpul KPBU Usman, Kabid DIP Yudiyana. Sedangkan, dari pihak pelaku wisata yang hadir, Villa Gardenia, Pulau Tangkil, Pantai Sari Ringgung dan 2 perwakilan pemilik lahan, Toni Yunizar dan Hendrik Bayoung. Dikarenakan, masih ada pelaku wisata dan pemilik lahan maka disepakati dilakukan pertemuan lagi pada Kamis (11/10) di Villa Gardenia untuk menyatukan ide dan pemikiran untuk kemajuan zona KEK Teluk Pandan. Pada pertemuan nanti, jika saja masih banyak pelaku wisata dan pemilik lahan yang tidak hadir. Maka, akan dilakukan pembentukan konsorsium untuk KEK Parawisata Teluk Pandan.

http://www.lampung7news.com/wp-content/uploads/2018/10/Screen-Shot-Lampung7-10-11-18-01-57-12.jpghttp://www.lampung7news.com/wp-content/uploads/2018/10/Screen-Shot-Lampung7-10-11-18-01-57-12-150x150.jpgRedaksi 4Pariwisata | KulinerPemerintah KabupatenPesawaranPewarta: Hendri PESAWARAN | Bupati Pesawaran, H. Dendi Ramadhona K., memimpin rapat dengan pelaku usaha dan pemilik lahan yang berada di Kecamatan Teluk Pandan. Rapat ini dilaksanakan agar para pelaku wisata dan pemilik lahan dapat menyatukan persepsi untuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Kecamatan Teluk Pandan. Acara berlangsung di ruang rapat...Komunikasi dan Informasi Online Lampung

Tulis1