Social Media Exchange Website - Likenation
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
ilustrasi

Pewarta: Hendri

TELUK PANDAN | Kawanan pencuri beraksi di Desa Hanura, Kecamatan Teluk Pandan dan menggasak satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam dengan nomor polisi BE 4281 RP dan 4 buah telepon seluler berbagai merk, serta uang tunai sekitar Rp. 1,1 juta. Sabtu (06/10). Akibat kejadian ini korban mengalami kerugian sekitar RP. 17 juta.

Sugiarsih (50), warga RT. 002, RW. 003, Dusun. C Desa Hanura, Kecamatan Teluk Pandan menuturkan, peristiwa pencurian ini ketahui sekitar pukul.04.00 WIB. Dirinya mengetahui jika rumahnya telah dimasuki kawanan pencuri saat putra sulungnya terjaga dari tidur

“Pagi itu anak saya yang nomer satu teriak sambil ngomong. Buk buk kok pintu belakang terbuka dan motor gak ada. Begitu dengar teriakan Edo saya langsung bangun dan begitu saya liat motor sudah gak ada dan pintu sudah kebuka, “ujar guru salah satu SDN di Teluk Pandan ini.

Masih lanjut korban, begitu dirinya sadar jika rumahnya disatroni pencuri, ia meminta putranya segera memberitahu keluarganya yang tinggal tidak jauh dari kediamannya.

“Setelah yakin kalo rumah kemalingan, saya minta anak saya kerumah Pak denya. Segera memberitahu pak denya kalo rumah kemalingan, “jelas ibu dua anak ini.

Tidak berapa lama tambah Sugiarsih, kerabatnya berdatangan dan mereka langsung memeriksa semua kamar. Setelah 3 kamar diperiksa, ternyata selain menggondol sepeda motor Honda beat warna hitam BE-4281-RP dengan nomor rangka : MHIJFZ123HK219035 dan nomor mesin : JFZIE2226637, juga menggondol 4 buah telepon seluler, yakni merk Samsung warna putih tipe S.5 dan samsung lipat warna hitam, Nokia warna hitam tipe C.2, uang tunai sekitar Rp.1,1 juta dan telepon seluler merk OPPO tipe A.39 warna keemasan milik anak sulungnya yang terletak di kamarnya.

“Dompet anakku yang ditarok dicelana dan waktu itu digantung dikamarnya juga diambil maling itu, om. Dompet itu isinya STNK Yamaha Vixion BE-5609-RI, SIM C ,KTP dan hp samsung lipat warna hitam , “tambahnya.

Sementara, kunci sepeda motor bead yang raib menurut korban, diambil pencuri dikamar putra keduanya (Nando). Saat itu kunci sepeda motor yang raib diletakkan dibawah bantal yang berada di samping bantal yang digunakan anak keduanya tidur.

“Pokoknya maling itu masuk ketiga kamar kami dengan leluasa. Padahal biasanya anakku ini tidurnya selalu malam. Malam tadi (malam sabtu) kami sekitar jam sembilan sudah pada ngantuk semua, “ungkapnya.

Yang anehnya lagi menurut korban, sekitar pukul 02.30 WIB dirinya terjaga dari tidur disebabkan ada benda yang jatuh akibat ulah kucing. Setelah membersihkan pecahan mangkok dirinya kembali kekamar dan beristirahat kembali.

“Gak lama aku tidur, ada lagi mangkok yang pecah. Aku bangun lagi, tapi waktu itu motor masih ada dan pintu masih tutup dan gak kebuka. Mungkin pas aku bangun kedua itu maling sudah di dalam rumah. Sebab, setengah jam dari aku tidur yang kedua aku kaget ketika anakku yang tua (Alfredo) menjerit rumah kemalingan, “ungkap ibu guru ini.

Kanit Intel Polsek Padang Cermin, Aipda Mastam ketika mendapat informasi tentang adanya pencurian sekitar pukul. 08.00 WIB langsung menuju rumah korban dan meminta, agar korban nelaporkan peristiwa pencurian ini ke Mapolsek Padang Cermin. Tidak berapa lama kemudian Bhabinkamtibmas Desa Hanura, Brigpol Riwan juga tiba di rumah korban. Peristiwa pencurian ini telah dilaporkan ke Mapolsek Padang Cermin dengan Tanda Bukti Lapor (TBL) Nomor : TBL/B-343/X/2018/RES. PESAWARAN/SEK.PACER tertanggal 06 Oktober 2018.

http://www.lampung7news.com/wp-content/uploads/2018/07/24.7-Parkir-Sebentar-Belanja-Di-Warung-Motor-Raib-Digondol-Maling-e1532435656160.jpghttp://www.lampung7news.com/wp-content/uploads/2018/07/24.7-Parkir-Sebentar-Belanja-Di-Warung-Motor-Raib-Digondol-Maling-150x150.jpgRedaksi 1KepolisianPencurianPesawaranPewarta: Hendri TELUK PANDAN | Kawanan pencuri beraksi di Desa Hanura, Kecamatan Teluk Pandan dan menggasak satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam dengan nomor polisi BE 4281 RP dan 4 buah telepon seluler berbagai merk, serta uang tunai sekitar Rp. 1,1 juta. Sabtu (06/10). Akibat kejadian ini korban mengalami...Komunikasi dan Informasi Online Lampung

Tulis1