Social Media Exchange Website - Likenation
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Tanggamus | Sesuatu yang tidak akan dipungkiri siapa pun bahwa, dikehidupan ini kita tidak hanya dalam satu keadaan. Ada senang, ada duka, ada canda, begitu juga tawa. Ada sehat, namun juga adakalanya sakit. Dan semua ini adalah keadaan yang yang mesti dihadapi orang manapun.

Dan salah satu ujian tersebut adalah di mana seorang manusia menghadapi ujian berupa sakit. Seperti yang dialami oleh Sunaini (23) Warga Dusun Repong Bakau, Pekon Pardasuka, Kecamatan Kota agung, Kabupaten Tanggamus. Dia hanya bisa terduduk lesu, menahan sakit yang dideritanya.

Sunaini adalah anak ke tiga dari lima bersaudara, anak dari Ibu Roheti (58) seorang janda dari pasangan almarhum Saipudin. Di vonis menderita penyakit langka, yaitu penyakit kulit melepuh di sekujur tubuh termasuk telapak kakinya.

Hal itu diungkapkan oleh Sakdiah, Kakak Sunaini. Dia menceritakan bahwa, penyakit yang di derita adik tersebut sudah berlangsung kurang lebih 10 hari. Dan merekapun telah melakukan upaya pengobatan, baik ke dokter Haidir di Kota Agung dan RSU Batin Mengunang.

“Kata Dokter penyakit ini mungkin cacar air, lantas kami membawa ke RSU Batin Mengunang Kotaagung. Namun pihak Rumah Sakit tidak sanggup mengobati dan kami dianjurkan rujuk ke RSU Abdul Muluk Bandar Lampung. Akan tetapi kami belum bisa berobat kesana, dikarenakan terkendala tak ada biaya,” jelasnya.

Dia melanjutkan, penyakit Adiknya tersebut berawal dari gejala gatal gatal, seperti terkena ulat bulu, tambah lama tambah menyebar hingga keseluruh badan. Beruntung Kepala Pekon mereka memberikan bantuan materiil untuk tambahan biaya berobat adek mereka.

“Kami sangat berharap, semoga ada dermawan yang mau mengulurkan tangan, untuk membantu pengobatan adek kami,” harapnya.

Disisi lain, Yunada selaku Kepala Pekon Pardasuka, mengatakan bahwa selaku Kakon, Dia sudah mendatangi dan melihat langsung keadaan yang di derita oleh masyarakatnya dan berupaya membantu pihak keluarga sesuian dengan kemampuannya.

“Saya sangat berterima kasih kepada media dan pihak pihak yang telah peduli dengan penderitaan yang di alami masyarakat saya, karena secara ekonomi, keluarga Sunaini adalah keluarga kurang mampu. Ibunya hanya seorang janda, mudah-mudahan dengan pemberitaan ini, ada dermawan yang mau membantu biaya pengobatannya,” tutupnya. | blng/bwm

http://www.lampung7news.com/wp-content/uploads/2018/11/WhatsApp-Image-2018-11-08-at-22.31.03-533x400.jpeghttp://www.lampung7news.com/wp-content/uploads/2018/11/WhatsApp-Image-2018-11-08-at-22.31.03-150x150.jpegRedaksi 1PasienPemerintah KabupatenTanggamusDonasi,Kota Agung,Pardasuka,Penyakit Langka,Sosial,Tanggamus,Uluran TanganTanggamus | Sesuatu yang tidak akan dipungkiri siapa pun bahwa, dikehidupan ini kita tidak hanya dalam satu keadaan. Ada senang, ada duka, ada canda, begitu juga tawa. Ada sehat, namun juga adakalanya sakit. Dan semua ini adalah keadaan yang yang mesti dihadapi orang manapun. Dan salah satu ujian tersebut adalah...

Tulis1