Social Media Exchange Website - Likenation

TANGGAMUS | Guna menjadi pembelajaran kepada masyarakat untuk lebih memperhatikan anaknya bermain diluar rumah, terlebih balita yang belum tahu akan bahaya. Karena apabila terjadi sesuatu kepada anak kita, tentu hanya penyesalan namun tidak dapat mengembalikan sesuatu atau waktu.

Pasalnya, telah terjadi peristiwa tenggelamnya balita berusia 16 bulan di bekas galian dirumahnya sendiri ketika ibunya berada di dalam rumah.

Kapolsek Semaka Iptu Heri Yulianto, mengatakan berdasarkan pemeriksaan TKP dan keluarga korban, balita Radit Raditya Gilang Ramadhan ditemukan oleh ibunya sendiri ketika lalai menjaga buah hatinya.

“Sore tadi, Rabu 05 Desember 2018 sekitar pukul 14.30 WIB telah terjadi peristiwa anak tenggelam di kolam bekas galian tepatnya di RT. 06, RW. 04, Pekon Karangrejo, Semaka, Tanggamus,” kata Iptu Heri Yulianto mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, SIK. M.Si melalui Whatsapp.

Hal itu lanjut Kapolsek, setelah pihaknya memeriksa menerima informasi masyarakat dan langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) tenggelamnya korban. “Berdasarkan pemeriksaan itu ditemukan kolam galian didepan rumah korban ukuran 3×1 kedalaman 1 meter,” ujarnya.

Iptu Heri Yulianto menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi-saksi, kolam tersebut merupakan galian tanah yang tanah tersebut dipergunakan menguruk dapur rumah orang tua korban.

Adapun kronologis kejadian, berawal sekitar pukul 11.00 WIB, korban beserta ibunya dan keluarga tiba dirumah setelah menghadiri acara hajatan keluarga di Pematang Sawa Tanggamus. Karna ibu korban kelelahan kemudian beristirahat serta menyusui korban.

Sambil berbaring, ibu korban bertelfone dengan suaminya yang sedang bekerja di Malaysia dan membiarkan korban bermain sendirian. “Selang beberapa waktu, ibu korban mencari keberadaannya. Namun ditemukan dalam posisi mengambang di kolam bekas galian,” jelasnya.

Lanjutnya, ibu korban langsung menbawanya kerumah Bidan Desa, kemudian Bidan membawa ke UPT Puskesmas Sukaraja, “Setelah melalui pemeriksaan oleh medis puskesmas dan pihak puskes menyatakan bahwa korban sudah meninggal dunia. Saat ini telah dimakamkan,” imbuhnya.

Kesempatan ini juga Kapolsek menghimbau masyarakat untuk lebih memperhatikan anak-anak terutama balita yang bermain sendirian. “Mari jaga, perhatikan anak-anak kita sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya. | nn/bwm

http://www.lampung7news.com/wp-content/uploads/2018/12/WhatsApp-Image-2018-12-05-at-23.23.30-634x400.jpeghttp://www.lampung7news.com/wp-content/uploads/2018/12/WhatsApp-Image-2018-12-05-at-23.23.30-150x150.jpegRedaksi 1KepolisianPemerintah KabupatenPeristiwaTanggamusTANGGAMUS | Guna menjadi pembelajaran kepada masyarakat untuk lebih memperhatikan anaknya bermain diluar rumah, terlebih balita yang belum tahu akan bahaya. Karena apabila terjadi sesuatu kepada anak kita, tentu hanya penyesalan namun tidak dapat mengembalikan sesuatu atau waktu. Pasalnya, telah terjadi peristiwa tenggelamnya balita berusia 16 bulan di bekas galian dirumahnya...

Tulis1