Social Media Exchange Website - Likenation

Sekampung | Seni pertunjukan kuda lumping yang juga dikenal dengan sebutan jaran kepang adalah tarian tradisional jawa yang menampilkan sekelompok prajurit sedang menunggang kuda yang terbuat dari anyaman bambu dibentuk menyerupai kuda. Tarian kuda lumping merefleksikan semangat heroisme dari sekelompok pasukan berkuda, dimana tarian kuda lumping digambarkan dengan gerakan yang dinamis, ritmis dan agresif.

Tarian kuda lumping dimulai dari mantra oleh seorang pawang sebelum menari, para penari menampilkan gerakan dengan ritme yang teratur dengan mengisahkan sebuah cerita, lewat kibasan anyaman bambu menirukan gerakan layaknya kuda sedang berperang. Namun semakin lama tempo tarian kuda lumping meningkat, bahkan para penari tak jarang mempertontonkan kekuatan supranatural seperti atraksi memakan kaca beling, menyayat tubuhnya dengan benda tajam, tubuh yang didera dengan pecut hingga berjalan di atas pecahan kaca. Tarian kuda lumping biasanya menjadi klimaks setelah para penarinya diberi mantra oleh pawangnya.

Tarian kuda lumping diturunkan dari generasi ke geneasi dan meskipun berasal dari tanah jawa, masyarakat jawa juga mewariskan tarian kuda lumping ini keseluruh Indonesia termasuk juga daerah Lampung tak terkecuali Lampung Timur. Dimana kaum jawa atau masyarakat jawa banyak menetap di daerah ini.

Kabupaten Lampung Timur dengan penduduk 60 persen nya adalah masyarakat jawa juga mewarisi tarian kuda lumping. Kini tarian tersebut banyak dipertontonkan di Kabupaten Lampung Timur di berbagai kegitan kesenian, tradisi atau upacara upacara adat jawa.

Berpusat di lapangan Merdeka Desa Sumber Gede Kecamatan Sekampung, Pemerintah kabupaten Lampung Timur pada senin 23 juli 2018 menggelar festival kuda lumping, dimana Festival yang baru pertama kali di adakan ini, diikuti oleh puluhan seniman tari kuda lumping dari sembilan paguyuban kuda lumping di kecamatan Sekampung.

Festival yang di gelar Dinas Pariwisata kabupaten Lampung Timur ini sangat menghibur para pengunjung yang memang telah memadati lapangan merdeka Sekampung dari pagi hari.

Hadir dalam gelaran festival tersebut staf ahli bupati Lampung Timur David Arisandi, Kepala Dinas Pariwisata Almaturidi, anggota DPRD Kabupaten Lampung Timur Gunawan, Sekertaris Dinas sosial Darmuji, Camat Sekampung Suparman,` Camat n Batanghari Rohiman, serta forkopincam kecamatan Sekampung.

Dikatakan David Arisandi mewakili Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim dalam sambutannya menyampaikan pemerintah Kabupaten Lampung Timur memfasiltasi festival yang berbasis budaya di Lampung Timur termasuk festival kuda lumping ini, sebelumnya pemerintah Lampung Timur telah menggelar festival yang berbasis budaya yang lain seperti festival ogoh ogoh dan festival tari melinting yang merupakan tarian yang berasal dari daerah Lampung Timur juga menjadi kebanggaan masyarakat Lampung Timur.

“Festival tahun ini, merupakan kali kedua festival yang diadakan di Lampung Timur. Dimana pada tahun 2017 hampir 50 festival yang di gelar dan pada tahun 2018 ini akan menggelar 101 festival, hampir separuh dari festival tersebut yang sudah berada di desa,” ucap David Arisandi.

Selain itu, David arisandi juga mengungkapkan dengan digelarnya festival festival yang berbasis budaya ini, menjadikan segala bentuk budaya serta kesenian yang berada di kabupaten Lampung Timur tidak hilang tergerus oleh budaya budaya yang terus masuk ke dalam kehidupan budaya asli negeri sendiri.

“Semoga pada gelaran gelaran festival di Lampung Timur ini, dapat pula menumbuhkan gerak ekonomi masyarakat yang berada di sekitarnya. Saya mengharapkan agar masyarakat hadir di festival kuda lumping ini, sehingga dapat memberikan kemeriahan dan kebahagian bagi masyarakat yang hadir di sini khususnya tentu masyarakat Sekampung sebagai tuan rumah festival ini,”pungkas David Arisandi. | (Adv).

http://www.lampung7news.com/wp-content/uploads/2018/07/27.7-Festival-Kuda-Lumping-Ramaikan-Gelaran-101-Festival-Kabupaten-Lampung-Timur-566x400.jpghttp://www.lampung7news.com/wp-content/uploads/2018/07/27.7-Festival-Kuda-Lumping-Ramaikan-Gelaran-101-Festival-Kabupaten-Lampung-Timur-150x150.jpgRedaksi 2AdvetorialLampung TimurPariwisata | KulinerPemerintah KabupatenPotret DaerahSeni | BudayaSekampung | Seni pertunjukan kuda lumping yang juga dikenal dengan sebutan jaran kepang adalah tarian tradisional jawa yang menampilkan sekelompok prajurit sedang menunggang kuda yang terbuat dari anyaman bambu dibentuk menyerupai kuda. Tarian kuda lumping merefleksikan semangat heroisme dari sekelompok pasukan berkuda, dimana tarian kuda lumping digambarkan dengan gerakan yang dinamis, ritmis dan...

Tulis1