Bandar Lampung | Pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada rabu malam 23/01/2019 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada beberapa pejabat dan pengusaha di Provinsi Lampung, menjadi sebuah kejutan dan perbincangan yang hingga kini masih hangat dibicarakan oleh sebagian besar masyarakat Lampung khususnya.

Terkait: 8 Orang Diamankan KPK Dalam OTT Lampung, Termasuk Bupati Mesuji

Tak luput dan apresiasi juga bagi Advokat Muda yang berkecimpung di Biro Konsultasi Bantuan Hukum Universitas Bandar Lampung (UBL) Fadli Afriyadi, SH., atas kinerja KPK yang dengan sigap lakukan OTT kepada 11 orang oknum pejabat dan pengusaha di tiga Kabupaten/Kota, Provinsi Lampung.

Beliau sangat menyayangkan atas kejadian dan tindakan yang dilakukan salah satunya adalah Tokoh Masyarakat yang ada di Kabupaten Mesuji.

“Saya secara pribadi sangat menyayangkan apa yang sudah terjadi kemarin. Sebab, sebenarnya bernegara itu hanya menjaga amanat Undang-Undang Dasar aja kok dan tidak korupsi simpelnya. Dan negara tidak menyuruh kita angkat senjata seperti apa yang dilakukan ‘Founding Father’ kita dulu,” geram Fadli (sapaannya) saat dijumpai usai sholat Jumat. (25/01/19)

Lainnya: Pasca OTT KPK, Begini Keadaan Kantor Dinas DPUPR Mesuji

Beliau juga mengapresiasi kinerja KPK yang dengan cepat mengungkap korupsi di beberapa daerah di Indonesia.

“Saya juga sangat apresiasi atas kinerja KPK yang dengan cepat mengungkap para koruptor. Dan mohon kepada KPK untuk terus mengawal pejabat-pejabat negara kita, tidak hanya di Lampung, juga diseluruh Indonesia untuk menjamin kesejahteraan rakyat Indonesia. Terus lakukan pengawalan dan upaya hukum sesuai dengan Undang-Undang kalian,” pesan pemuda tampan yang aktif di DPC Partai Garuda Bandar Lampung sebagai Ketua Bidang Hukum dan HAM .

Ia juga mengatakan, “Semboyan yang selalu saya ingat sebagai penegak hukum ialah ‘Fiat Justitia Ruat Caelum’ Keadilan harus ditegakkan, meski bumi ini runtuh. Karna sejatinya pejabat negara adalah pelayan dan pengayom masyarakat, bukan Pemimpin ataupun Raja bagi masyarakatnya,” jelas Fadli yang juga member Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Kota Bandar Lampung.

Sebagai bagian dari penegak hukum, beliau selalu mengatakan, ada 3 problematika yang terjadi di negara Indonesia ini ialah Korupsi, Narkoba, dan Terorisme.

“Problematika yang terjadi di negara Indonesia ini adalah Korupsi, Narkoba, dan Terorisme. Dengan menyelesaikan tiga permasalahan itu, Insya Allah kesejahteraan  bagi rakyat Indonesia bisa terjamin. Sebab sebagai pemuda, saya adalah agent of change.” Ungkap Fadli Afriyadi, SH., yang juga Calon Anggota Legislatif DPRD II Kota Bandar Lampung di Daerah Pemilihan (Dapil) 6 dari Partai Garuda  ini.| red

http://www.lampung7news.com/wp-content/uploads/2019/01/fadli3-515x400.jpghttp://www.lampung7news.com/wp-content/uploads/2019/01/fadli3-150x150.jpgRedaksi 1Bandar LampungKorupsiOrganisasiPartaiadvokat,bupati mesudi,kpk,Lampung,ott,partai garuda,Pejabat,peradi,ublBandar Lampung | Pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada rabu malam 23/01/2019 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada beberapa pejabat dan pengusaha di Provinsi Lampung, menjadi sebuah kejutan dan perbincangan yang hingga kini masih hangat dibicarakan oleh sebagian besar masyarakat Lampung khususnya. Terkait: 8 Orang Diamankan KPK Dalam OTT Lampung, Termasuk Bupati...