Tulang Bawang | Pasalnya, dalam APBD tahun 2018 dana Publikasi DPRD Tulang Bawang (Tuba) dianggarkan cukup besar, namun dana tersebut raib entah kemana, sehingga sampai saat ini pembayaran sesuai MOU pada perusahaan media banyak yang tidak bisa diselesaikan.

Padahal, MOU publikasi (advetorial) dalam tahun 2018 dibatasi hanya satu kali tayang, dan bahkan banyak media di Tuba yang tidak tercover dengan alasan anggaran tidak cukup.

Menurut informasi yang didapat, disinyalir oknum terkait Sekretariat DPRD Tuba memiliki beberapa media sendiri, sehingga diduga dana publikasi yang dianggarkan banyak dialirkan ke kantong mereka sendiri.

Hasil pantauan dilapangan selama ini, kuat dugaan penyimpangan dana publikasi APBD 2018 tahun lalu dilakukan berjamaah. Kebiasaan buruk ini biasa dilakukan setiap tahun anggaran, dan akan dibayar pada pengajuan Anggaran Perubahan.

Diketahui, pada Anggaran Perubahan tahun 2018 yang lalu, tidak diterima dan dicoret sehingga pembayaran publikasi tidak bisa terealisasi.

Menanggapi hal ini LSM GARDA TUBA mengharapkan kepada pimpinan DPRD dan Bupati Tulang Bawang agar bisa memberikan sanksi tegas terhadap oknum terkait, dan tentunya ASN nakal yang selama ini telah melanggar, melakukan perbuatan menguntungkan sekelompok pihak ataupun diri sendiri, dengan merugikan orang lain.

“Tentunya kita sangat berharap kepada ketua DPRD dan Bupati kita untuk menindak tegas oknum-oknum di DPRD yang telah berbuat semaunya, merusak nama baik lembaga dimata masyarakat dan merugikan pihak lain. ‘Bila perlu non-job-kan, agar ada efek jera dan tidak merusak nama Tulang Bawang,” harap Ketua LSM GARDATUBA. | Balga

http://www.lampung7news.com/wp-content/uploads/2019/02/WhatsApp-Image-2019-02-12-at-22.53.30-579x400.jpeghttp://www.lampung7news.com/wp-content/uploads/2019/02/WhatsApp-Image-2019-02-12-at-22.53.30-150x150.jpegRedaksi 1DPR | DPRDPemerintah KabupatenPengaduanPersTulang BawangTulang Bawang | Pasalnya, dalam APBD tahun 2018 dana Publikasi DPRD Tulang Bawang (Tuba) dianggarkan cukup besar, namun dana tersebut raib entah kemana, sehingga sampai saat ini pembayaran sesuai MOU pada perusahaan media banyak yang tidak bisa diselesaikan. Padahal, MOU publikasi (advetorial) dalam tahun 2018 dibatasi hanya satu kali tayang,...