Social Media Exchange Website - Likenation
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Pewarta: Tim AJOI

Tanggamus | Wartawan yang tergabung di Aliansi Jurnalistik Online Indonesia (AJOI) Tanggamus, konfirmasi ke Inspektorat Kabupaten Tanggamus dan bertemu langsung dengan Fathurahman selaku Inspektur didampingi oleh Tabroni, selaku Irbanwil 4 di ruang kerja inspektur, senin (7/10/18).

Kedatangan Tim tersebut dalam rangka untuk mempertanyakan sejauh mana, tindakan atau langkah-langkah yang ditempuh pihak inspektorat terkait pemberitaan beberapa media online atas dugaan pembangunan jalan rabat beton di Pekon Penanggungan Kecamatan Kota agung Pusat.

Seperti yang diungkapkan oleh Ketua AJOI Tanggamus, Budi Widayat Marsudi, diawal konfirmasinya menpertanyakan bahwa, ada dugaan pembuatan jalan rabat beton yang panjangnya 50 Meter lebar 2 Meter tersebut diduga tidak sesuai dengan juklak – juknis dan terkesan asal jadi.

“Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh Tim, ada dugaan pembangunan rabat beton tersebut tidak sesuai ketentuan dan sepertinya dikerjakan asal jadi dengan kualitas buruk. Mengingat jalan rabat beton tersebut baru beberapa bulan sudah rusak, kondisi jalan retak-retak akibat pengerjaannya tidak sesuai juklas – juknis,” paparnya.

Menjawab pertanyaan tersebut, Irbanwil 4 Tabroni menjelaskan bahwa, Informasi yang disampaikan seharusnya didukung dengan data akurat, untuk sementara ini pihak inspektorat hanya sebatas kroscek dulu dilapangan. Dan terkait hasilnya, Dia masih menunggu hasil dari pengecekan, sementara mereka hanya sebatas itu.

“Terkait materi laporanya kami belum tau, emang kami pernah dengar sih. Kita bukanya tidak mau menindak lanjuti. Mengingat pekon tidak cuma di kotaagung, banyak daerah-daerah lain yang juga punya dinamika dan masalah. Artinya dengan informasi ini bahan buat kami, bukan berarti dari bahan ini kami langsung turun, mekanisnya kami seperti itu,” jelasnya.

Dilain pihak, Amroni. ABD, selaku Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM-GMBI) Distrik Tanggamus saat dimintai keterangannya, terkait informasi yang disampaikan oleh media massa yang sampai saat ini belum ada tindakan serius dari pihak terkait untuk menanganinya. Dia mengecam dan merasa kecewa terhadap Dinas – dinas terkait tersebut.

“Jika demikian, saya merasa kecewa dengan Dinas-dinas terkait. Seharusnya berita yang disampaikan bisa menjadi formula atau petunjuk awal untuk memulai sebuah pemeriksaan. Dan jika full baket data dirasa cukup bukti adanya indiksi tindakan melangar hukum atau menyebabkan kerugian negara, maka Dinas terkait akan berkoordinasi dengan Aparat Penegak Hukum untuk menindak lanjuti dalam kasus tindak pidana umum atau khusus,” ujarnya.

Dia menambahkan, jika kejadian seperti ini terus terulang, maka Dia akan berkoordinasi dengan ketua Wilter LSM GMBI Provinsi Lampung dan jajarannya untuk berunjuk rasa menuntut atas kinerja Dinas – dinas yang ada di Tanggamus agar bersikap dan bekerja secara profesional.

“Saya akan berkoordinasi dengan rekan – rekan LSM-GMBI untuk membahas masalah ini dan rencananya apabila permasalahan ini sampai berlarut – larut, kami akan menggelar unjuk rasa,” tandasnya Amroni.

http://www.lampung7news.com/wp-content/uploads/2018/10/Screen-Shot-Lampung7-10-08-18-23-33-41.jpghttp://www.lampung7news.com/wp-content/uploads/2018/10/Screen-Shot-Lampung7-10-08-18-23-33-41-150x150.jpgRedaksi 4DinasPemerintah KabupatenTanggamusPewarta: Tim AJOI Tanggamus | Wartawan yang tergabung di Aliansi Jurnalistik Online Indonesia (AJOI) Tanggamus, konfirmasi ke Inspektorat Kabupaten Tanggamus dan bertemu langsung dengan Fathurahman selaku Inspektur didampingi oleh Tabroni, selaku Irbanwil 4 di ruang kerja inspektur, senin (7/10/18). Kedatangan Tim tersebut dalam rangka untuk mempertanyakan sejauh mana, tindakan atau langkah-langkah...Komunikasi dan Informasi Online Lampung

Tulis1